Denganpengalaman saya sendiri saat menggunakan motor Yamaha vixion pernah mengalami motor yang mati total , dan setelah di cek ternyata masalahnya pada kabel yang menuju ke aki kabelnya ada yang terlepas atau tidak tersambung dengan pas sehingga motor sering mati matian , kadang kala hidup kadang juga mati dan penyebabnya seperti tadi kabel

- Aki Maintenance FreeMF atau sering disebut aki kering memang diciptakan bebas perawatan. Tapi tetap butuh pengecekan dan diisi ulang bila tegangannya mulai menurun. Hampir semua motor baru sudah mengusung teknologi injeksi dan dibekali aki kering. Meski demikian aki perlu dicek tegangannya secara berkala. Karena motor injeksi butuh suplai listrik lebih besar dibanding motor karburator. Caranya gampang kok untuk mengetahui kondisi aki yang masih bagus atau sudah waktunya diganti. BACA JUGA Video 3 Kecelakaan Maut Pembalap Road Race Yang Tewas Mengenaskan Di Arena Balap Siapkan saja alat bernama multitester MT. Pastikan kondisi tegangan aki normal antara 12-13 Volt. Cara pengukurannya posisikan penunjuk MT pada posisi Voltmeter.

Agancek dulu spesifikasi UPS nya dgoogle, pakai baterai/aki 24V / 12V. 2. Klau 24V berarti harus dpasang seri. Caranya : a. Agan pasang dulu 2 kabel kecil, - ke +, trus + ke - b. Kemudian baru hubungkan kabel yg nyangkut d ups - n + nya. (klau agan masih ragu, cari dgoogle cara memasang aki secara seri) 3. Klau 12V berarti harus dpasang paralel.

Waduh waduh….,Electrik starter motor anda macet? wah bisa merepotkan deh,soalnya kudu pakai kick stater buat ngidupin mesin,hari gini gitu loh bisa pegel2 betis ente!. salah satu pemicu hal itu terjadi karena aki tekor. mo ganti aki? Eits…. tunggu dulu! Mending biar gak salah analisa yang pastinya bakal buang-buang duit cek &ricek dulu sistem pengisian. gampang kog tapi syarat utamanya anda harus pakai MULTIMETER kalau gak punya, ya pinjem ajah ke Bengkel terdekat atau kalo gak mau repot bawa ajah ke bengkel tapi yang punya Alatnya ya biar gak salah analisa malahan bisa-bisa kantong anda yang tekor hehe… !yuu’ mari kita cek atu2. CEK AKI Pengecekan dan pembongkaran bisa dilakukan sendiri tapi anda harus menggunakan alat MULTIMETER dan obeng untuk melepas kabel aki Ukur Voltase aki pakai Multimeter putar selector pada posisi DC Volt hubungkan kabel positip Multimeter merahke positip aki dan kabel negatip hitam keterminal negatip accu standar pabrik muatan aki penuh /bagus antara 13,0-13,2 volt sedang yang jelek di bawah 12 volt CEK TEGANGAN PENGISIAN Hidupkan mesin denga kondisi aki tidak terpasang hubungkan kabel positip merahMultimeter ke kabel bodi positipmerah,sedangkan kabel negatip hitamMultimeter ke kabel bodi negatip hijauuntuk aki. Lalu pelintir gas sampai setengah putaran sekitar 5000 Rpm kemudian sambil di lihat tegangan pada angkanya volt berarti sistem pengisian oke,tapi kalo di bawah angka itu berarti sistim pengisian bermasalah yang menganjurkan cek sepul pegisian sebagai langkah berikutnya. CEK SEPUL PENGISIAN Caranya buka baut pengikat cover bodi tengah kemudian lepas soket sepul pengisian wana Putih /Hijau cek dengan menggunakan Multimeter yang sebelumnya selectornya kita putar dulu ke posisi OhmMeter bila kondisi normal menunjukan angka 0,2-2,0 Ohm .jika kondisi oke dapat dipastikan penyebab aki tekor adalah Regulator/Rectifier/kiprok rusak dan harus diganti. Untuk referensi nieh ane bagi data tahanan sepul Supra,Grand ,Star 0,1-0,8 Ohm SupraX125 0,2-1,0 Ohm GL 0,2-2,0 Ohm Tiger 0,5-1,0 Ohm Vario 0,2-1,0 Ohm FIZR,Vega 0,32-0,48 Ohm Jupiter Z 0,32-0,48 Ohm Jupiter MX 0,38-0,58 Ohm Mio 0, Ohm Satria 0,5-1,0 Ohm Satria FU150 0,5-2,0 Ohm Shogun 0,6-1,2 Ohm Shogun 125R Ohm Kaze 0,2-1,0 Ohm

LZjxh.